Kamis, 15 Desember 2011

Penyerahan Dari Developer ke Warga Nusaraya

Bapak/Ibu yang saya hormati,
Bahwa pada tanggal 8 December 2011 kami pengurus RT berembuk secara santai dengan pihak developer yang diwakili oleh Bapak Tri mengenai PR-PR pihak Blutimindo sebagai developer Nusaraya Residence. PR-PR tersebut sudah beberapa kali kita bahas dengan Developer. Dan yang kami bahas saat itu adalah permintaan kita semenjak periode RT pertama sampai sekarang ditambah PR tambahan yang muncul kemudian. Pihak Developer berjanji akan menyelesaikannya tersebut maksimum hingga akhir January 2012 yang berujung diserahkannya seluruh aset Nusaya residence 1 kepada warga beserta seluruh pengelolaannya seperti gaji satpam, listrik PJU dan listrik mushola. Mari kita sama-sama mengawasi pekerjaan mereka agar hasilnya sesuai dengan yang kita harapkan.
Bapak/Ibu, dengan penyerahan dari developer terhadap kita ini akan berdampak kita akan lebih leluasa menata lingkungan kita dan juga tentunya dengan konsekwensi biaya bulanan kita akan membengkak cukup signifikan. Namun cepat atau lambat hal ini pasti akan terjadi dan akan menjadi resiko kita untuk tinggal di perumahan model cluster. Terlepas dari itu, marilah kita bersama-sama menghadapi ini dengan semangat kebersamaan, agar lingkungan kita tetap terjaga keamanan dan kenyamanannya. Terimakasih.

Detail dari notulen rapat dengan pihak developer bisa dibaca di tab Notulen Rapat.

Jumat, 23 September 2011

Jadwal E-KTP untuk RT 011/006

Bapak/Ibu warga Nusaraya Residence 1 yang saya hormati, diberitahukan bahwa jadwal pembuatan E-KTP untuk RT kita akan dilakukan pada tanggal 24 Maret 2012 waktu dari jam 08:00 sampai Malam, bertempat di Kantor Kecamatan Kramatwatu Jl Tasik Ardi No 17 Serang Banten.
Hal yang akan dilakukan adalah: Perekaman Pasphoto, Tanda tangan, Sidik jari dan Iris untuk mendapatkan E-KTP, untuk itu anda harus datang sendiri dan tidak dapat diwakilkan. Bagi warga yang tidak mempunyai surat panggilan, agar membawa foto copy kartu keluarga.




Tanpa dipungut biaya. 



Kamis, 18 Agustus 2011

Mengenal Biopori


Biopori adalah lubang-lubang di dalam tanah yang terbentuk akibat berbagai akitifitas organisma di dalamnya, seperti cacing,  perakaran tanaman, rayap dan fauna tanah laiinya. Lubang-lubang yang terbentuk akan terisi udara, dan akan menjadi tempat berlalunya air di dalam tanah (Tim Biopori IPB, 2007). Teknologi Biopori ini ditemukan oleh Ir. Kamir Raziudin Brata MSc, peneliti dan dosen Department Ilmu Tanah dan Sumber Daya Alam IPB tahun 1976. Sebelum di publikasikan ke masyarakat telah digunakannya selama 20 tahun.


Secara alamiah, lubang biopori secara alami terbentuk oleh cacing dan lubang yang terbentuk oleh aktifitas akar tanaman. Bila lubang-lubang seperti ini dapat dibuat dengan jumlah banyak, maka kemampuan dari sebidang tanah untuk meresapkan air akan diharapkan semakin meningkat. Meningkatnya kemampuan tanah dalam meresapkan air akan memperkecil peluang terjadinya aliran air di permukaan tanah,  dengan perkataan lain akan dapat mengurangi bahaya banjir yang mungkin terjadi.

Secara alami kondisi seperti itu dapat dijumpai pada lantai hutan dimana serasah atau bahan organik terumpuk di bagian permukaan tanah. Bahan organik ini selanjutnya menjadi bahan pakan (sumber energi) bagi berbagai fauna tanah untuk melakukan aktifitasnya termasuk membentuk biopori. Pada ekosistem lantai hutan yang baik, sebagian besar air hujan yang jatuh dipermukaannya akan diresapkan kedalam tanah.

Ekosistem demikian dapat ditiru di lokasi lain dengan membuat lubang vertikal kedalam tanah. Lubang-lubang tersebut selanjutnya diisi bahan organik, seperti sampah-sampah organik rumah tangga, potongan rumput atau vegetasi lainnya, dan sejenisnya. Bahan organik ini kelak akan dijadikan sumber energi bagi organisme di dalam tanah sehinga aktifitas mereka akan meningkat. Dengan meningkatnya aktifitas mereka maka akan semakin banyak biopori yang terbentuk.

Kesinergisan antara lubang vertikal yang dibuat dengan biopori yang terbentuk akan memungkinkan lubang-lubang ini dimanfaatlkan sebagai lubang peresapan air artifisial yang relatif murah dan ramah lingkungan.


Manfaat Biopori


Berdasarkan Publikasi Tim Biopori IPB (2007) dijelaskan manfaat dari penerapan biopori adalah sebagai berikut:

1.    Meningkatkan daya resapan air.
Kehadiran lubang resapan biopori secara langsung akan menambah bidang resapan air, setidaknya sebesar luas kolom/dinding lubang. Sebagai contoh bila lubang dibuat dengan diameter 10 cm dan dalam 100 cm maka luas bidang resapan akan bertambah sebanyak 3140 cm2 atau hampir 1/3 m2. Dengan kata lain suatu permukaan tanah berbentuk lingkaran dengan diamater 10 cm, yang semula mempunyai bidang resapan 78,5 cm2 setelah dibuat lubang resapan biopori dengan kedalaman 100 cm, luas bidang resapannya menjadi 3218 cm2.
Dengan adanya aktivitas fauna tanah pada lubang resapan maka biopori akan terbentuk dan senantiasa terpelihara keberadaannya. Oleh karena itu bidang resapan ini akan selalu terjaga kemampuannya dalam meresapkan air. Dengan demikian kombinasi antara luas bidang resapan dengan kehadiran biopori secara bersama-sama akan meningkatkan kemampuan dalam meresapkan air.


2.    Mengubah Sampah Organik Menjadi Kompos
Lubang resapan biopori "diaktifkan" dengan memberikan sampah organik kedalamnya. Sampah ini akan dijadikan sebagai sumber energi bagi organisme tanah untuk melakukan kegiatannya melalui proses dekomposisi. Sampah yang telah didekompoisi ini dikenal sebagai kompos. Melalui proses seperti itu maka lubang resapan biopori selain berfungsi sebagai bidang peresap air juga sekaligus berfungsi sebagai "pabrik" pembuat kompos. Kompos dapat dipanen pada setiap periode tertentu dan dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik pada berbagai jenis tanaman, seperti tanaman hias, sayuran, dan jenis tanaman lainnya. Bagi mereka yang senang dengan budidaya tanaman/sayuran organik maka kompos dari lubang biopori adalah alternatif yang dapat digunakan sebagai pupuk sayurannya.


3.    Memanfaatkan Fauna Tanah dan atau Akar Tanaman
Lubang Resapan Biopori diaktikan oleh organisme tanah, khususnya fauna tanah dan perakaran tanaman. Aktivitas merekalah yang selanjutnya akan menciptakan rongga-rongga atau liang-liang di dalam tanah yang akan dijadikan "saluran" air untuk meresap ke dalam tubuh tanah
Dengan memanfaatkan aktivitas mereka maka rongga-rongga atau liang-liang tersebut akan senantiasa terpelihara dan terjaga keberadaannya sehingga kemampuan peresapannya akan tetap terjaga tanpa campur tangan langsung dari manusia untuk pemeliharaannya. Hal ini tentunya akan sangat menghemat tenaga dan biaya. Kewajiban faktor manusia dalam hal ini adalah memberikan pakan kepada mereka berupa sampah organik pada periode tertentu. Sampah organik yang dimasukkan ke dalam lubang akan menjadi humus dan tubuh biota dalam tanah, tidak cepat diemisikan ke atmosfir sebagai gas rumah kaca; berarti mengurangi pemanasan global dan memelihara biodiversitas dalam tanah.
Dengan munculnya lubang-lubang resapan biopori dapat dicegah adanya genangan air, sehingga berbagai masalah yang diakibatkannya seperti mewabahnya penyakit malaria, demam berdarah dan kaki gajah (filariasis) akan dapat dihindari.

Implementasi di Rt 11 Nusaraya Residence 1

Biopori bisa menjadi alternatif solusi banjir air hujan yang kerap terjadi pada blok B/C/D akibat kesalahan design drainage dari developer. Air hujan dapat dialirkan ke lubang-lubang biopori, sehingga diharapkan genangan air hujan bisa dikurangi bahkan mungkin dihilangkan.

Cara Pembuatan Biopori


Cara pembuatan biopori adalah sebagai berikut:

1.    Buat lubang silindris secara vertikal ke dalam tanah dengan diamter 10 cm. Kedalaman kurang lebih 100 cm atau tidak sampai melampaui muka air tanah bila air tanahnya dangkal. Jarak antar lubang antara 50 - 100 cm
2.    Mulut lubang dapat diperkuat dengan semen selebar 2 - 3 cm dengan tebal 2 cm di sekeliling mulut lubang.
3.    Isi lubang dengan sampah organik yang berasal dari sampah dapur, sisa tanaman, dedaunan, atau pangkasan rumput
4.    Sampah organik perlu selalu ditambahkan ke dalam lubang yang isinya sudah berkurang dan menyusut akibat proses pelapukan.
5.    Kompos yang terbentuk dalam lubang dapat diambil pada setiap akhir musim kemarau bersamaan dengan pemeliharaan lubang resapan.

Sumber : www.biopori.com
Lokasi pembuatan LRB antara lain dapat dilakukan :
1. Di dasar saluran yang semula dibuat untuk membuang air hujan, atau
Sumber : www.biopori.com
2. Di dasar alur yang dibuat di sekeliling batang pohon, atau
Sumber : www.biopori.com
3. Pada batas taman
Sumber : www.biopori.com
Ada 3 manfaat yang dapat diperoleh dari pembuatan LRB yaitu :
1. Meningkatkan daya resapan air
2. Mengubah sampah organic menjadi kompos dan mengurangi emisi gas rumah kaca (CO2 dan metan)
3. Memanfaatkan peran aktifitas fauna tanah dan akar tanaman, dan mengatasi masalah yang ditimbulkan oleh genangan air seperti penyakit demam berdarah dan malaria.

Ulasan lengkap dan mendetail mengenai LRB dan cara pembuatannya dapat dilihat dalam situs : http://www.biopori.com

Minggu, 14 Agustus 2011

Berkaca dari 17 Agustus dan 17 Ramadhan

Bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945 Masehi yang bertepatan dengan 17 Ramadhan 1367 Hijriah. Melihat kenyataan ini, bisa ditarik kesimpulan bahwa pada bulan puasa pun para pendahulu kita tetap berjuang! Bukan bermalas-malasan.

Mengapa Proklamasi bangsa ini bertepatan dengan Nuzulul Quran? Apakah ini hanya kebetulan belaka, sengaja diciptakan, atau ada kekuatan lain yang merencanakannya? Wallahu 'alam.

Hanya saja, yang pasti terdapat tiga angka 17 yang menjadi angka sakral bagi bangsa Indonesia, terutama bagi penduduknya yang mayoritas muslim, yakni 17 Agustus (Proklamasi), 17 Ramadhan (Nuzulul Quran), dan 17 Rakaat (shalat).    

Lantas, apa hubungannya antara 17 Agustus dengan 17 Rakaat dan 17 Ramadhan?

Di dalam Pembukaan UUD 1945 tertulis, "Dengan berkat Rahmat Allah SWT…." Sungguh sebuah pengakuan yang jujur dari para pemimpin kita dahulu bahwa Proklamasi 17 Agustus hanya bisa diperoleh dengan berkat rahmat Allah SWT. 

Tanpa rahmat Allah SWT, sulit dibayangkan bahwa kemerdekaan ini akan diraih. Jenderal mana yang berani bertaruh, bambu runcing bisa mengalahkan meriam? Ahli strategi perang mana yang berani menjamin bahwa tentara dadakan mampu bertempur dan menang melawan tentara Belanda yang profesional? 

Para pejuang kita dahulu, yang walaupun tidak semuanya namun sebagian besar adalah umat Islam, tidak hanya bergerilya keluar masuk hutan membawa bambu runcing dan senjata seadanya, tapi mereka juga menggunakan 17 Rakaat sebagai media untuk memohon kepada Allah SWT agar kemerdekaan bisa diraih. 

Sehingga ketika kemerdekaan dicapai, fakta historis itu dicatat dalam sebuah ungkapan jujur, "Dengan berkat rahmat Allah SWT…".

Demikianlah kita bisa melihat adanya keterkaitan yang jelas antara 17 rakat dengan makna 17 agustus. Lalu apa hubungannya dengan 17 Ramadhan?

Seperti kita ketahui, 17 Ramadhan adalah saat diturunkannya Alquran, yang ayat pertamanya adalah "Iqra" (Bacalah!). Apa yang perlu dibaca? Ayat Allah, baik alam ini maupun wahyu Allah, Alquran. Dengan firman pertama itu, seolah-olah Allah berkata, "Bacalah alam ini, pelajari, dan budidayakan untuk kemaslahatan kalian semua! Bacalah Alqur’an sebagai pedoman hidup kalian".

Keduanya harus kita jalankan dalam rangka menjaga keseimbangan antara hati dan otak. Mengharmoniskan hubungan antara kemajuan intelektual dengan kemantapan akidah. 

Dari ketiga angka sakral 17 tersebut, bisa disimpulkan bahwa dengan melaksanakan 17 Rakaat kita isi 17 Agustus dengan berpedoman pada petunjuk yang turun di 17 Ramadhan. 

Semoga ketiga 17 itu tetap terpatri di hati para pemimpin bangsa, sehingga mampu mengantarkan negeri ini menuju masyarakat adil dan makmur di bawah naungan ridho Allah SWT. 

Selamat menunaikan ibadah shaum Ramadhan 1432 Hijriah. (dari berbagai sumber)


Jumat, 12 Agustus 2011

PELAYANAN E-KTP TELAT

Pelayanan pembuatan kartu tanda penduduk (KTP) elektronik (e-KTP) di Dinas Kependudukan dan Cacatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang terlambat. Hal itu karena, alat pembuatan e-KTP belum dikirim pemerintah pusat.Menurut Kepala Disdukcapil Kabupaten Serang Agus Ma'mun, seharusnya penerapan e-KTP di Kabupaten Serang dimulai Agustus 2011. "Akan tetapi, sampai saat ini, alatnya belum datang dari pusat. Jadi, belum bisa memberikan pelayanan," katanya, Kamis (4/8).Agus mengungkapkan, alat yang belum dikirim dari pusat, yaitu instalasi dan perlengkapan untuk merekam tanda tangan, sidik jari, iris mata dan foto. Alat-alat tersebut diistribusikan dari Australia. "Perangkat ini, seharusnya sudah datang sejak Juli 2011. Kami tidak mengetahui, mengapa pengiriman alat tersebut terhambat. Informasi yang kami terima, batas akhir pengiriman alat-alat ke daerah, yaitu 15 Agustus 2011," tuturnya.Sebelumnya, kata Agus, Disdukcapil menargetkan perekaman data 1.060.000 penduduk Kabupaten Serang yang wajib KTP selesai 16 Desember 2011, karena setiap satu alat, dapat merekam data 150 penduduk setiap harinya. 
"Kami menargetkan sampai 16 Desember. Akan tetapi, karena terkendala keterlambatan alat, kemungkinan melewati 16 Desember 2011," katanya.
Kalaupun tidak semua terekam, kata Agus, pihaknya akan tetap memberikan pelayanan secara reguler pada 1 Januari 2012.
Terkait biaya, kata Agus, akan dikoordinasikan terlebih dahulu, apakah dibebankan Rp10.000 atau gratis. "Kami berharap, semuanya selesai Desember," ungkapnya.
Agus mengatakan, dalam program e-KTP, pemkab mengalokasikan anggaran Rp1,8 miliar. Anggaran itu, digunakan untuk operasional, honor, sosialisasi dan ATK.
Sementara, terkait bimbingan teknis, Kepala Bidang Informasi Administrasi Kependudukan Disdukcapil Kabupaten Serang Muhammad Fitri mengatakan, bimbingan diberikan kepada 176 operator pelayanan e-KTP, dua orang di antaranya dari Disdukcapil dan 174 orang dari kecamatan. "Satu alat operator ditangani dua operator," tuturnya. (H-40)***

Jumat, 29 Juli 2011

KTP jadi e-KTP???

KTP Jadi e-KTP ???

Banyak orang bertanya-tanya seperti apakah teknologi dibalik e-KTP ini. Berikut ulasan akan teknologi e-KTP.

e-KTP didesain dengan metode autentikasi dan pengamanan data tinggi. Hal ini dapat dicapai dengan menanamkan chip di dalam kartu yang memiliki kemampuan autentikasi, enkripsi dan tanda tangan digital.

Autentikasi dua arah dilakukan antara kartu elektronik dan perangkat pembacanya agar kartu dan pembaca dapat dipastikan sah. Sementara enkripsi digunakan untuk melindungi data yang tersimpan di dalam kartu elektronik dan tanda tangan digital untuk menjaga integritas data. Di samping itu, e-KTP dilindungi dengan keamanan pencetakan seperti relief text, microtext, filter image, invisible ink dan warna yang berpendar di bawah sinar ultra violet serta anti copy design.


Dalam Pasal 64 Ayat (3) UU No. 23 Tahun 2006, disebutkan bahwa dalam KTP harus disediakan ruang untuk memuat kode keamanan dan rekaman elektronik data kependudukan.


Pasal 64
(1) KTP mencantumkan gambar lambang Garuda Pancasila
dan peta wilayah negara Republik Indonesia, memuat
keterangan tentang NIK, nama, tempat tanggal lahir, laki-
laki atau perempuan, agama, status perkawinan, golongan
darah, alamat, pekerjaan, kewarganegaraan, pas foto, masa
berlaku, tempat dan tanggal dikeluarkan KTP, tandatangan
pemegang KTP, serta memuat nama dan nomor induk
pegawai pejabat yang menandatanganinya.
(2) Keterangan tentang agama sebagaimana dimaksud pada
ayat (1) bagi Penduduk yang agamanya belum diakui
sebagai agama sesuai dengan ketentuan Peraturan
Perundang-undangan atau bagi penghayat kepercayaan
tidak diisi, tetapi tetap dilayani dan dicatat dalam database
kependudukan.
(3) Dalam KTP sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disediakan
ruang untuk memuat kode keamanan dan rekaman
elektronik pencatatan Peristiwa Penting.
(4) Masa berlaku KTP:
a. untuk Warga Negara Indonesia berlaku selama 5 (lima)
tahun;
b. untuk Orang Asing Tinggal Tetap disesuaikan dengan
masa berlaku Izin Tinggal Tetap.
(5) Penduduk yang telah berusia 60 (enam puluh) tahun diberi
KTP yang berlaku seumur hidup.

Hal ini dijabarkan dalam Perpres No. 26 Tahun 2009 bahwa di dalam rekaman elektronik KTP tersimpan biodata, pas photo, dan sidik jari tangan penduduk.

1. Kartu Tanda Penduduk, selanjutnya disingkat KTP adalah identitas
resmi Penduduk sebagai bukti diri yang diterbitkan oleh Instansi
Pelaksana yang berlaku di seluruh wilayah Negara Kesatuan
Republik Indonesia.
2. Nomor Induk Kependudukan, selanjutnya disingkat NIK adalah
nomor identitas penduduk yang bersifat unik atau khas, tunggal dan
melekat pada seseorang yang terdaftar sebagai Penduduk Indonesia.
3. KTP berbasis NIK adalah KTP yang memiliki spesifikasi dan format
KTP Nasional dengan sistem pengamanan khusus yang berlaku
sebagai identitas resmi yang diterbitkan oleh Instansi Pelaksana.
4. Penduduk wajib KTP adalah Warga Negara Indonesia dan Orang
Asing yang memiliki Izin Tinggal Tetap yang telah berumur 17
(tujuh belas) tahun atau telah kawin atau pernah kawin secara sah.
5. Instansi Pelaksana adalah perangkat pemerintah kabupaten/kota yang
bertanggung jawab dan berwenang melaksanakan pelayanan dalam
urusan Administrasi Kependudukan.
6. Pemerintah Pusat, yang selanjutnya disebut Pemerintah adalah
Presiden Republik Indonesia yang memegang kekuasaan pemerintah
Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Undang-
Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
7. Menteri adalah menteri yang bertanggung jawab dalam urusan
pemerintahan dalam negeri...

Tanda tangan terdigitalisasi penduduk juga disimpan di dalam rekaman elektronik berupa chip. Perekaman sidik jari dilakukan terhadap 10 sidik jari tangan yang disimpan pada basis data dan dua buah sidik jari tangan yaitu jari telunjuk kanan dan kiri pada chip kartu.

Penyimpanan dua buah sidik jari telunjuk di dalam chip sesuai dengan standar internasional NISTIR 7123 dan Machine Readable Travel Documents ICAO 9303 serta EU Passport Specification 2006. Bentuk KTP elektronik sesuai dengan ISO 7810 dengan form factor ukuran kartu kredit yaitu 53,98 mm x 85,60 mm.

KTP elektronik sebagaimana KTP kertas memiliki masa berlaku 5 tahun. KTP selalu dibawa dan digunakan oleh penduduk dalam kondisi dan cuaca yang beragam serta berbagai aktifitas seperti pertanian, perdagangan, perjalanan dan perkantoran dengan frekuensi penggunaan yang tinggi. Keadaan ini memerlukan ketahanan fisik kartu dan komponennya dalam penggunaan yang sering dan jangka waktu yang lama.

Kartu kredit biasanya dibuat dari bahan polyvinyl chloride (PVC) karena diharapkan dapat digunakan selama tiga tahun. Tetapi masa berlaku KTP selama lima tahun memerlukan bahan yang lebih kuat yaitu polyester terephthalate (PET) yang memiliki ketahanan hingga sepuluh tahun.

Chip dapat dipasang pada kartu dengan interface kontak atau nirkontak. Kartu elektronik dengan interface kontak telah banyak diluncurkan untuk keperluan kartu telpon, kartu kredit dan kartu kesehatan (APSCA 2007). Kartu nirkontak mulai banyak digunakan untuk kebutuhan transportasi umum karena kemudahan dan kenyamanan penggunaan dengan cukup menempelkan kartu ke perangkat pembaca tanpa memasukkan kartu ke dalam slot perangkat pembaca.



Kartu nirkontak tidak bergesekan langsung dengan perangkat pembaca yang dapat menyebabkan terkikisnya lapisan pelindung chip. Kartu nirkontak juga memiliki daya tahan tinggi karena terlindungi dari kontak langsung lingkungan seperti udara, air dan cairan lainnya. Ia juga terlindung dari karat karena kelembaban udara dan air khusunya di daerah tropis seperti di Indonesia. Oleh karena itu, kartu e-KTP menggunakan interface nirkontak.

e-KTP di Negara Maju

Kartu identitas elektronik telah banyak digunakan di negara-negara di Eropa antara lain Austria, Belgia, Estonia, Italia, Finlandia, Serbia, Spanyol dan Swedia, di Timur Tengah yaitu Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir dan Maroko, dan di Asia yaitu China.

Kartu identitas elektronik Belgia merupakan kartu yang tertanam chip kontak berisi biodata, pas photo dan tanda tangan pemilik kartu dan petugas penerbit kartu. Data identitas dan pas photo (JPEG, 3 KB) ditandatangani secara digital oleh Badan Registrasi Nasional. Chip di dalam kartu juga mampu melakukan tanda tangan digital dan pembangkitan kunci kriptografi.

Uji petik kartu elektronik Belgia dilakukan sejak bulan Maret 2003 dan diluncurkan secara nasional pada bulan September tahun 2004. Kartu identitas elektronik Spanyol memuat biodata, dan gambar biometrik wajah dan sidik jari. Uni Emirat Arab dan Arab Saudi telah menanda tangani perjanjian pada tahun 2007 yang memungkinkan warga negaranya untuk menggunakan kartu identitas elektronik masing-masing warga negaranya untuk perjalanan antar kedua negara tersebut melalui darat, laut dan udara.

China menerapkan kartu identitas penduduk generasi kedua yang menggunakan chip nirkontak berstandar ISO 14443 yang tersimpan di dalamnya biodata dan pas photo pemilik kartu identitas. Kartu identitas elektronik ini mulai diluncurkan pada tahun 2004 bagi penduduk wajib KTP di China yang mencapai jumlah 960 juta jiwa. Kartu identitas elektronik ini dirancang mudah dan murah dalam produksi, dan mudah, teramankan dan tahan lama dalam penggunaan.

Lalu bagaimana di Indonesia? Pada uji petik e-KTP tahun 2009, Ditjen Adminduk yang bekerjasama dengan BPPT, ITB, LSN dan APTIKOM memberikan pelatihan dan pendampingan teknis bagi kegiatan perekaman sidik jari. Saat ini, petugas kecamatan telah dapat mengoperasikan dengan baik dan mandiri kegiatan perekaman sidik jari, pengiriman sidik jari untuk identifikasi 1:N, dan perekaman data ke dalam chip serta verifikasi sidik jari 1:1 hingga e-KTP diserahkan kepada penduduk.




Penerapan awal KTP berbasis NIK yang dilengkapi dengan sidik jari dan chip atau e-KTP merupakan langkah strategis menuju tertib administrasi kependudukan yang mengamanatkan adanya identitas tunggal bagi setiap penduduk dan terbangunnya basis data kependudukan yang lengkap dan akurat.

Sumber : detikInet.com

Selasa, 12 Juli 2011

Tugas dan Fungsi Seksi Ketentraman

Seksi
Ketentraman
A. Mempunyai tugas :

  1. melaksanakan kegiatan untuk membantu usaha-usaha penumbuhan kesadaran masyarakat di bidang keamanan, ketentraman dan ketertiban sehingga masyarakat merasa aman dan tenteram;
  2. meningkatkan kegiatan pembinaan siskamling dan menunjang usaha keamanan RT;
  3. mengkordinasikan kegiatan partisipasi masyarakat dalam bidang penanggulangan bencana alam;
  4. melaksanakan kegiatan untuk membantu meningkatkan kemampuan dan ketrampilan petugas keamanan serta membantu mengawasi pelaksanaan program Pemerintah di bidang ketertiban;
  5. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Ketua  yang berkaitan dengan tugas seksi ketentraman

B. Mempunyai fungsi :
  1. penyusunan rencana pembangunan sesuai dengan bidangnya;
  2. penyelenggaraan kegiatan pembangunan sesuai dengan rencana;
  3. pengkoordinasian dengan seksi-seksi terwujudnya keserasian pembangunan;
  4. pengawasan terhadap kegiatan masing-masing;
  5. pelaksanaan perkembangan dan mencatat segala kegiatan dalam seksi serta mengevaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan;
  6. pemberian saran dan pendapat pada Ketua sesuai bidang tugasnya;
  7. penyelenggaraan tugas tertentu yang diberikan oleh Ketua.

Tugas dan Fungsi Bendahara RT

Bendahara RT
Mempunyai tugas :

  1. Bendahara mempunyai tugas menyelenggarakan pengelolaan administrasi keuangan RT 
Mempunyai fungsi :

  1. pengelolaan, penerimaan, penyimpanan dan pengeluaran keuangan RT;
  2. penyelenggaraan pembukuan dan penyusunan laporan keuangan dan dilaporkan ke Ketua RT setiap 3 bulan sekali untuk selanjutnya akan dilaporkan ke Masyarakat Nusaraya Residece 1.
  3. pencatatan kekayaan yang dimiliki.

Tugas dan Fungsi Sekretaris RT

Sekretaris RT
Mempunyai tugas :
  1. Sekretaris mempunyai tugas menyelenggarakan administrasi dan memberikan saran-saran serta pertimbangan kepada Ketua untuk kemajuan dan perkembangan RT;


Mempunyai fungsi :
  1. penyelenggaraan surat-menyurat, kearsipan, pendataan dan penyusunan laporan;
  2. pelaksanaan tugas-tugas tertentu yang diberikan oleh Ketua;
  3. pelaksanaan tugas dan fungsi Ketua apabila Ketua berhalangan

Tugas dan Fungsi Ketua RT

Ketua RT
mempunyai tugas :
  • Membantu menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat yang menjadi tanggungjawab Pemerintah Daerah;
  • Memelihara kerukunan hidup warga;
  • Menyusun rencana dan melaksanakan pembangunan dengan mengembangkan aspirasi dan swadaya murni masyarakat
mempunyai fungsi :
  • pengkoordinasian antar warga;
  • pelaksanaan dalam menjembatani hubungan antar sesama dan antar masyarakat dengan Pemerintah Daerah;
  • penanganan masalah-masalah kemasyarakatan yang dihadapi warga;

Senin, 11 Juli 2011

Pemilihan RT

Pada tanggal 1 Juli 2011 telah diadakan pemilihan ketua RT 09 di kompleks Nusaraya Residence 1. Handi Ridwan (penulis) kebetulan terpilih sebagai ketua RT dengan 11 suara dari 26 orang hadir. Dengan demikian resmi menggantikan Pak Ridwan sebagai ketua RT sebelumnya. Selanjutnya saya mendapat hak untuk memilih team yang akan membantu saya dalam kepengurusan RT ini. Adapun struktur organisasinya adalah sbb:

  • Ketua RT: Handi Ridwan
  • Bendahara: Budiono
  • Sekertaris: Dede Imtihan
  • Seksi Ketentraman: Jery Hutajulu
Untuk selanjutnya ke depan kami pengurus RT akan membuat program-program yang akan kami share melalui selebaran dan juga melalui blog ini.